Syahidkah Mereka

Setelah d eksekusi nya trio bomber bali 2001 telah menimbulkan banyak wacana di media massa mulai dari yg memojokkan hingga menyanjungnya bagai pahlawan, apakah yang terjadi, apakah dia seorang pahlwan yang syahid atau seorang teroris yang mati konyol.

Kita tidak tahu mana yang benar mana yang salah, semua kebenaran itu hanya milik Allah, kita hanya bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini jika benar mereka menjadi syuhada maka kita harus menajdikan ini contoh semoga kita juga menjadi seorang syuhada kelak di akhir hayat kita (tp tdak dengan melakukan praktek seperti mereka), menjadi syuhada itu kan tidak harus mati dalam perperangan melawan kafir jalan menjadi syuhada itu kan ada lima macam :

1 wabah ta’un

2 yang terkena disentri/kolera,

3 mati tenggelam,

4 mati tertimpa bangunan,

5 dan mati syahid dalam jihad fii sabilillah (HR Bukhari dan Muslim).

Namun, dari beberapa kategori mati syahid di atas, orang yang mati syahid dalam jihad fii sabilillah memiliki keutamaan-keutamaan. Rasulullah Saw. bertanya, “Siapa yang kamu anggap mati syahid?” Sahabat menjawab, “Orang yang terbunuh dalam jihad fii sabilillah, itulah yang mati syahid.” Nabi Saw. bersabda, “Kalau begitu sungguh sedikit orang yang mati syahid dari umatku.” Shahabat bertanya, “Maka, siapakah ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Siapa yang terbunuh dalam jihad fii sabilillah, ia mati syahid. Siapa yang mati di jalan Allah (sedang beribadah) ia mati syahid, dan siapa yang mati terkena wabah ta’un maka ia mati syahid, siapa yang mati karena kolera ia mati syahid, dan yang mati karena tenggelam ia mati syahid juga” (HR Muslim).

Dalam hadits lain, Beliau bersabda: “Siapa yang terbunuh dalam mempertahankan hartanya, maka ia mati syahid” (HR Bukhari dan Muslim).

Untuk lebih lengkapnya, silakan anda baca kitab Riyadush Shalihin, Bab Jihad tentang menerangkan pahala orang yang mati syahid dan berbagai macam syahid. Wallahu a’lam.

Jadi jangan takut untuk tidak kebagian mati syahid, selama kita ada niat dan selalu berdo’a pada Allah supaya dimatikan dalam keaadaan mati syahid pasti di terima do’a ny sama Allah SWT karena Allah maha penerima do’a dari hamba nya, semoga kita mendapatkan mati syahid seperti para syuhada yang telah berjuang di jalan Allah amiin.

Jika jalan mereka salah dengan melakukan praktek bom d negeri mereka sendiri, maka kita jangan lah sampai mengikuti langkahnya yang salah, dan kita harus berusaha menjaga diri kita keluarga kita dan iman kita dari godaan syetan yang mengatakan bahwa yang benar itu salah, baik itu syetan yang berujud karena godaan syetan yang berwujud ini lebih dahsyat.

Beberapa hal yg membuktikan kesyahitannya trio bomber bali

sang syuhada

arrahmahwillcome081117ge8

Disamping analisis photo ketiga Mujahid Bali tersebut, keterangan dari lapangan makin memperkuat bukti bahwa ketiga pelaku aksi jihad tersebut adalah para Mujahidin, mereka telah memiliki niat yang tulus dan menemui kematian sebagai seorang syuhada. Berikut adalah bukti dan persaksian dari lapangan.

  1. Salah satu pelayat yang kebetulan ikut hadir di kediaman Hj. Tariyem adalah Ust. Abdul Rachim Ba’asyir. Menyaksikan bahwa ketika keranda jenasah masuk dan kain penutup keranda dibuka, sontak tercium bau wangi yang menyebar ke seluruh ruangan. Kejadian ini sempat membuat keheranan para pelayat, karena didalam ruangan yang sempit tersebut udara sangat pengap dan pengunjung berjubel dalam satu ruangan. Bila merupakan wangi dari minyak wangi, tak akan mampu mengalahkan bau badan para pengunjung dan tidak akan dapat memberikan aroma dengan kadar wangi yang sama.” Allahu Akbar. Itu bukan bau minyak wangi. Bukan. Tapi bau wangi dari asy syahid,” kata beliau.
  2. Selain itu, masih menurut Ust, Abdul Rachim, ketika kain penutup wajah dari Ust. Mukhlas di buka, terlihat jelas bulir-bulir keringat menempel di bagian muka. Kondisi yang sama yang terjadi dengan mereka yang masih hidup dan dalam kondisi kegerahan. Seakan Ust. Mukhlas merasakan kegerahan yang sama yang dengan kegerahan yang dialami oleh para pelayat beliau.
  3. Sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional, seperti detik.com, nampak jelas terlihat fenomena datangnya tiga burung hitam di atas kediaman syuhada. Ketiga burung ini jelas bukan burung Gagak seperti yang banyak diberitakan di media, karena memiliki leher yang panjang. Mereka datang begitu saja berputar-putar selama kurang lebih tujuh menit, dan kemudian pergi berpencar. Dua burung hitam terbang ke arah Timur, mereka merepresentasikan diterimanya amalan jihad Ust Mukhlas dan Amrozi, dan satu burung hitam terbang ke Barat, sebagai pertanda syahid atas diri ‘Mujahid Hacker’ Imam Samudera. Fenomena datangnya burung hitam ini sempat membuat suasana haru dengan teriakan takbir para pelayat.
  4. Seperti penuturan adik kandung Imam Samudera, Lulu Jamaludin, kakaknya menampakkan keanehan ketika akan dimasukkan dalam liang lahat. Bau wangi juga tercium dari jenasah Imam. Selain itu luka bekas tembakan peluru tajam terus menerus mengalirkan darah segar. Aliran darah ini keluar seperti yang terjadi dengan seseorang yang masih hidup ketika terluka. Masih menurut Lulu juga, wajah kakaknya lebih bersih dan tampan dari biasanya.
  5. Kabar terakhir baru saja diterima oleh salah satu kru muslimdaily.net. Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari setelah pemakaman Amrozi dan Ust. Mukhlas, keluarga Hj. Tariyem meminta beberapa orang untuk menjaga makam. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa diantara mereka yang ikut jaga adalah Sumarno, Baror, Rosyidin, Mashudi dan beberapa santri pondok Al Islam Tenggulun Lamongan. Mereka mengatakan mencium bau wangi keluar dari dalam kubur (makam). Bau wangi yang sama saat mereka pertama kali membuka kain penutup jenasah syuhada. Namun, bau wangi ini bukan seperti bau dari minyak wangi yang biasa mereka pakai atau dipakai oleh orang kebanyakan.

Jelas sudah keterangan yang diberikan Allah s.w.t. lewat kebesaran-Nya. Meski banyak pihak yang membantah, memberikan suara sumbang, dan menggalang opini massa untuk memojokkan status para Mujahid Bali, serta membuat makar melalui kaki tangan aparat pemerintah, namun Allah berkehendak lain. Dan siapakah sebaik-baik pembuat makar ?

sumber : muslimdaily.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: